CS onformula SMS onformula WA onformula SMS onformula

Berhentilah Menonton Video Porno, Ini Alasan Pentingnya Untuk Pria

Sudahi kebiasaan buruk menonton video porno. Ini dampak buruknya.
27.091 pembaca

gambar Berhentilah Menonton Video Porno, Ini Alasan Pentingnya Untuk Pria

Saat seorang pria ketagihan pornografi, banyak hal negatif yang bisa timbul.

Sama seperti merokok dan narkoba, pornografi juga mempunyai dampak buruk bagi seseorang jika telah melampaui batas. Ya, segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik.

Ada bahasan menarik, setidaknya ada sepuluh alasan mengapa seorang pria harus berhenti menyuapi dirinya dengan pornografi. Tanpa perlu bersikap naif, setiap pria pasti menyukai pornografi. Tapi itulah, sesuatu yang buruk nikmat di depan tapi akan rusak di belakang. Jangan terpukau oleh sensualitas dan erotisme yang memanjakan mata saat sedang menyaksikan video porno.

Pernahkah Anda berpikir setelahnya?
Sebuah website bernama projectknow.com menjelaskan bahwa sekarang ini sekitar 420 juta halaman web berisi tentang pornografi. Cukup mengkhawatirkan bukan?

Ilmuwan dari Universitas Cambridge telah melakukan studi dengan objek orang-orang yang ketagihan pornografi. Ternyata orang-orang tersebut mengalami efek samping yang mirip dengan pecandu narkoba. Karena terus menerus disuguhi tontonan erotis -- dan itu menyenangkan, maka ketika tidak memperoleh suguhan seperti biasanya otak seperti "menyuruh" diri seseorang untuk memuaskannya lagi dan lagi.

Itu belum seberapa. Ada begitu banyak rentetan negatif lainnya yang bisa ditimbulkan oleh pria yang ketagihan pornografi. Masalah sosial dan psikologis sudah pasti menghantui kehidupannya kelak. Hasil survey dari komunitas Reddit dengan nama NoFappers yang berkonsentrasi pada masalah pornografi dan kebiasaan masturbasi yang dilakukan oleh pria, telah memberikan data statistik, yang setidaknya sanggup untuk membuat setiap pria memikirkan sejenak dampak buruk dari pornografi.

Ketagihan pornografi akan menurunkan gairah seks seorang pria. Ada fenomena di mana seseorang yang kecanduan pornografi akan merasa bosan dan jenuh dengan pasangannya. Hal ini disebabkan karena perilaku aneh timbul setelah pikiran dipenuhi oleh segala berbau porno dan ingin mengeskplorasi semua yang ada dalam pikirannya. Bagi yang sudah menikah maka kehancuran rumah tangga adalah ancaman terbesarnya. Namun, bagi yang belum berumah tangga, bergonta-ganti pasangan sangat riskan dengan penyakit seksual.

Satu dari lima pria yang rutin menonton video porno mengakui sulit melepaskan diri dari bayangan-bayangan erotis. Yang lebih parah, perilaku seksual dikelabui oleh pikirannya yang telah terkontaminasi pornografi. Akibat yang timbul? Tentu saja perilaku seksual menyimpang.

Dari penelitian yang dilakukan oleh NoFappers, mereka menemukan satu fenomena yang mengejutkan. Dari 100 persen responden, 12 persennya menyaksikan video porno lima jam sampai lebih video porno melalui internet setiap minggu. 59 persennya diketahui menonton video porno selama empat sampai 15 jam setiap minggu.

Uniknya lagi, masih dari penelitian yang dilakukan oleh NoFappers, 50 persen responden tidak pernah melakukan hubungan seksual secara langsung. Ini menunjukkan jika orientasi seksual mereka sepenuhnya disalurkan melalui gambar digital. Apa yang bisa dilakukan dengan gambar??

42 persen mahasiswa pria dilaporkan mengunjungi situs pornografi secara rutin.

Kebiasaan menonton video porno juga diketahui dari 53 persen responden dari NoFappers dan mereka berusia 12 sampai 14 tahun. Fakta mengejutkan lainnya, 16 persen responden mengaku mereka telah menikmati pornografi bahkan sebelum berusia 12 tahun.

64 persen responden juga dilaporkan perilaku seksual mereka menjadi ekstrem dan di luar kewajaran. Salah satunya adalah dengan bermasturbasi terus-menerus.

Dari responden dengan usia 27 sampai 31 tahun, dikabarkan 19 persen responden menderita ejakulasi dini, 25 persen mengalami penurunan gairah seksual dengan pasangannya, 31 persen responden kesulitan mencapai orgasme, dan 34 persen responden mengidap disfungsi ereksi.

Dan inilah yang patut diperhatikan para pria,

Setelah berhenti atau mengurangi ketagihannya pada pornografi, sebanyak 60 persen responden dari NoFappers mengalami kehidupan seksual yang lebih baik, termasuk juga dengan organ seksualnya.

67 persen dari responden mengabarkan mereka mengalami perbaikan fisik dan energi tubuh hingga berdampak positif bagi produktivitas kerja.

Itulah fakta statistik yang dilaporkan NoFappers mengenai dampak buruk dari pornografi. Apapun itu, setiap manusia memang harus mengetahui batas-batasnya. Naluri sebagai pria untuk menyukai hal yang bersifat erotis memang tidak dapat dielakkan, tapi setidaknya jangan lantas dimanjakan hingga menjadi kecanduan.

Sumber: talkmen.com/articles/read/1121/alasan-penting-mengapa-pria-harus-berhenti-menonton-video-porno/


order minyak lintah, neo ml super oil yang berkhasiat untuk membesarkan mr.p dan menyembuhkan enjakualsi dini

Artikel Lain:

Bagikan Artikel ini, Yuk!

Artikel yang Mungkin Anda Suka