CS onformula SMS onformula WA onformula SMS onformula

Cerita Seks Pria Wanita: Jawaban dr Boyke

Cerita seks pria wanita yang dialami pasangan suami istri beserta pandangan dr boyke
1.124 pembaca

gambar Cerita Seks Pria Wanita: Jawaban dr Boyke

Cerita seks ini diambil dari konsultasi seks bersama dr Boyke Dian Nugraha, atau yang lebih akrab dipanggil dr Boyke. Beliau adalah pakar kesehatan reproduksi yang sudah dikenal luas. Dia juga sering tampil di berbagai acara televisi yang membahas masalah seks.

Karena kisah sex ini masih cukup relevan hingga sekarang, tidak ada salahnya dimuat dalam artikel ini. Semoga bisa diambil manfaatnya oleh pria atau pun wanita sehingga nantinya hubungan seks rumah tangga tetap hangat dan terus menggelora.

Cerita Seks Bpk SR – Kerinci, Pekanbaru yang Mengalami Ejakulasi Dini

cerita seks suami yang mengalami ejakulasi dini dan jawaban dr boykeSaya seorang suami berumur 32 tahun. Melalui kesempatan ini saya ingin meminta bantuan dokter berkenaan dengan masalah yang saya hadapi. Tiap kali berhubungan seks dengan istri, saya sekarang sering cepat keluar duluan.

Pertanyaannya, pertama, biar bisa tahan lama apa yang harus saya lakukan?

Kedua, kadang saya pakai tissue obat kuat. Hasilnya cukup bagus. Saya bisa tahan lebih lama, tapi kenikmatannya saya rasakan sangat kurang. Amankah menggunakan obat kuat bagi organ keperempuanan istri dan saya sendiri?

Ketiga, kalau pakai tissue apa ada efek sampingnya terhadap kesehatan saya maupun istri?

Atas bantuan dokter saya ucapkan terima kasih.

Jawaban Dokter Boyke:

Ejakulasi dini merupakan gangguan fungsi seksual laki-laki yang tersering dialami pria. Diperkirakan 20-30 persen laki-laki menderita ejakulasi dini.

Penyebabnya berkaitan dengan faktor fisik (tidak bugar) dan faktor medis seperti sakit kencing manis (diabetes mellitus), hipertensi, pembengkakan prostat serta faktor psikis, seperti: pengalaman berhubungan seks secara cepat, stres, trauma seks, dan lain-lain.

Oleh karena itu untuk mengatasinya di samping tubuh harus bugar, juga jika terdapat gangguan medis sebaiknya diobati. Selain itu, hiduplah dengan santai, termasuk santai saat mau melakukan hubungan seks. Jika hal ini tidak membantu, coba berkonsultasi dengan dokter.

Cerita seks Ibu S – Rawamangun, Jakarta Timur yang Suaminya Diam Soal Seks

suami kuat seks bisa memuaskan seks tapi diam soal seks iniSaya seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Umur saya 36 tahun dan suami 41 tahun. Usia pernikahan saya sudah berjalan 7 tahun. Terus terang, saya termasuk perempuan yang beruntung mempunyai suami yang setia dan cukup concern dan peduli terhadap keluarga. Bukan itu saja, suami saya juga tergolong tipe laki-laki yang tidak egois dalam segala hal, termasuk dalam berhubungan intim.

Maka, setiap kali kami melakukan hubungan badan, saya selalu merasa puas. Celakanya, sampai saat ini saya tak pernah mengetahui apakah suami saya juga terpuaskan. Sehabis melakukan hubungan intim, suami saya selalu bersikap baik dan tetap menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang, namun dengan roman muka yang biasa-biasa saja. Suami saya memang bertampang cuek dan acuh.

Sebagai seorang istri yang selalu merasakan kebahagiaan luar biasa, tentu saya juga sangat menginginkan pasangan juga berbahagia. Sebaiknya bagaimana sih, dokter, membahagiakan suami di ranjang itu? Saya merasa telah banyak menerima kebahagiaan, tetapi merasa kurang memberikan kebahagiaan pada suami, khususnya ketika melakukan making love di atas ranjang. Mohon petunjuknya, ya dokter!


Jawaban Dokter Boyke:

Menjadi kewajiban pasangan istri untuk dapat saling membahagiakan pasangannya. Selama 7 tahun Anda merasa berbahagia karena ia tidak egois, nampaknya Anda selalu mencapai orgasme dalam setiap hubungan seks, dan ini memang suatu keberuntungan.

Namun, rasanya Anda masih penasaran apakah suami juga berbahagia. Saya kira, merupakan hal yang wajar jika setelah berhubungan seks, kita bertanya pada pasangan, apakah ia merasa puas atau tidak. Meskipun wajah suami ibu cuek-cuek saja, tapi saya yakin dia juga berbahagia karena bisa membuat ibu orgasme.
Pada laki-laki, setiap kali ia mengalami ejakulasi, ia pun mengalami orgasme. Jadi dia pun tentunya puas setelah melakukan hubungan seks. Untuk lebih membahagiakan, coba lakukan tekhnik dan variasi seks yang baru, sehingga suami lebih senang lagi.

Cerita Seks Pak B – Pamulang, Tangerang Tentang Penisnya yang Loyo

penis loyo karena diabetes jawaban dr boykeDokter, saya laki-laki berusia 43 tahun, baru saja menikah. Istri saya berusia 23 tahun. Jujur saja dokter, saya adalah penderita diabetes. Seperti yang menimpa penderita diabetes lainnya, saya mengalami penis loyo.

Pertanyaannya adalah bagaimana agar penis saya kembali kokoh secara alami?
Untuk sementara, bagaimana cara memuaskan istri saya kendati penis saya agak loyo?
Saya masih bisa punya anak atau tidak?
Sekalian nanya, bagaimana caranya menyambungkan emosional agar hubungan seks kami membara?


Jawaban Dokter Boyke:

Pertama tentunya kadar gula darah Anda harus dinormalkan dulu. Artinya Anda harus berobat ke dokter internist, baru masalah disfungsi ereksinya ditangani. Pada beberapa pasien jika kadar gula darah normal, kemampuan ereksinya bisa kembali seperti semula.

Mungkin Anda mesti minum obat anti disfungsi ereksi untuk meningkatkan kemampuan seksual. Saya berharap Anda meluangkan waktu ke dokter, jangan minum obat anti disfungsi ereksi yang dibeli di pasar bebas.

Anda masih bisa punya anak. Karena itu segera ke dokter untuk memperbaiki kualitas hubungan seks Anda, sekaligus kualitas sperma Anda. Terlebih bila kondisi rahim pasangan Anda sehat.

Untuk menyambungkan emosi agar hubungan seks Anda membara tidak bisa dilakukan sendiri. Cobalah diskusikan dengan pasangan seperti apa posisi yang diinginkan, tempat/suasana juga mempengaruhi. Buatlah tempat senyaman mungkin, gunakan wangi-wangian, hal itu bisa membuat seks semakin membara.

Cerita Seks Ibu SA – Jembatan Lima, Jakarta Barat yang Ingin Mencapai Kepuasan Bersama

Satu hal yang paling saya sukai dari perilaku pasangan saya (suami) ketika berhubungan intim adalah suami saya suka sekali menjilati bagian leher. Dengan begitu, biasanya saya cepat sekali terangsang. Apalagi, kalau tangan suami mulai usil ke sana dan ke mari, saya seringkali merasa kelonjotan.

Masalahnya, dalam kondisi demikian, suami saya seringkali kurang tanggap. Ada kesan suami saya sering terlalu mengulur-ulur waktu. Padahal, saya inginnya, kalau sudah demikian, suami langsung masuk ke “permasalahan utama”. Akibatnya, saya seringkali orgasme, mencapai kepuasan duluan. Sementara suami kelihatan masih tenang-tenang saja. Ketika suami mulai bernafsu dan memburu mencapai kepuasan, saya telanjur kelelahan.

Dokter Boyke, apakah saya punya kelainan, terlalu cepat terangsang? Bagaimana cara meminta suami, agar ketika melakukan hubungan seks, kami dapat mencapai kepuasan bersama-sama?

Jawaban dr Boyke:

Foreplay (permainan pendahuluan) dengan menjilati dan mencium leher merupakan hal yang wajar karena leher merupakan titik erogen (daerah yang peka rangsang). Pada beberapa perempuan yang mudah terangsang, rangsangan titik-titik tersebut sudah dapat membuat orgasme tanpa harus melakukan proses senggama. Lamanya foreplay biasanya sekitar 15 menit, jika dilakukan lebih dari 15 menit bukan mengulur-ngulur waktu, namun memberikan kesempatan agar seluruh titik erogen mendapat rangsangan yang cukup.

Tidak perlu cemas jika Anda mencapai orgasme terlebih dahulu, karena hal tersebut merupakan hal yang normal. Memang, beberapa pasangan menginginkan orgasme dicapai secara bersama sehingga seks mencapai lebih “indah”. Mungkin kalau Anda menginginkan hal itu, Anda bisa memberi isyarat bahwa Anda sudah hampir mencapai orgasme, sehingga suami dapat segera melakukan penetrasi penis.

Melalui suatu komunikasi yang baik tanpa perasaan malu, Anda bisa memintanya pada suami, sehingga Anda dapat mencapai kepuasan bersama. Saya yakin suami pun akan dengan senang melakukannya, bukankah seks bertujuan untuk kepuasan bersama?

BUKU BARU DR BOYKE: Adik Bayi Datang Dari Mana

Maraknya perilaku seks menyimpang dan bertambahnya jumlah korban pelecehan seks, mendorong Dr.H. Boyke Dian Nugraha, SpOG menerbitkan buku pendidikan seks dengan judul "Adik Bayi Datang Dari Mana? A To Z Pendidikan Seks Usia Dini". Buku itu berisikan informasi seks yang sehat dan mengingatkan anak-anak menghindari seks bebas. Di samping itu, ada upaya untuk mengantisipasi pelecehan seksual.

Buku "Adik Bayi Datang Dari Mana? A To Z Pendidikan Seks Usia Dini" yang diterbitkan oleh Naura ini, menjabarkan pengetahuan seks dengan mengacu kepada norma-norma agama. Pembacanya bisa segala umur, bahkan ada tuntunan bagi anak-anak agar mewaspadai siapa saja/tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual.

“Ini buku tentang seks yang bisa dibaca untuk segala umur. Buku ini memang sengaja dibuat untuk menjabarkan keterangan tanya jawab tentang seks dari alat kelamin penis sampai tentang vagina. Termasuk bahaya-bahaya yang harus dihindari. Utamanya mengajak seluruh pembaca berpegang teguh pada norma agama,” kata dr Boyke dalam diskusi dan peluncuran buku pendidikan seks di kawasan Blok M, Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa 19 April 2016.

Menurut dr Boyke, buku tersebut mencoba menjawab semua rasa penasaran anak terhadap perilaku seks. Dari hal-hal yang kecil, seperti mengapa harus jongkok saat buang air kecil, hingga bagaimana cara orangtua menjelaskan soal seks kepada anak, semuanya dibahas dalam buku tersebut.


order minyak lintah, neo ml super oil yang berkhasiat untuk membesarkan mr.p dan menyembuhkan enjakualsi dini

Artikel Lain:

Bagikan Artikel ini, Yuk!

Artikel yang Mungkin Anda Suka