CS onformula SMS onformula WA onformula SMS onformula

Keprihatinan Dr Naek L Tobing pada Penis Kecil

Penis yang terlalu kecil atau mikropenis makin banyak ditemui pada anak-anak. Harus diatasi karena bisa mempengaruhi kehidupan seksnya setelah dewasa
872 pembaca

gambar Keprihatinan Dr Naek L Tobing pada Penis Kecil

Selain dikenal sebagai seks terapi dan seks konselor, Dr Naek L Tobing juga diketahui sebagai psikiater untuk mengatasi masalah seks di rumah tangga serta permasalahan remaja.

Sekarang, dr Naek lebih memfokuskan diri untuk mengobati mikropenis alias penis kecil pada anak. Baginya, masalah mikropenis sekarang ini sudah semakin serius.

Dr Naek sudah menangani kasus mikropenis sejak 19 tahun lalu. Dan, orang tua yang mengeluh memiliki anak laki-laki yang penisnya kecil terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Setiap harinya dr Naek bisa menangani 8 anak-anak yang semuanya punya keluhan yang sama - penis kecil.

"Kadang-kadang sampai 8 orang satu hari. Banyak kan. Semua mikropenis. Itu kadang sampai Sabtu. Karena banyak orang suka konsultasi Sabtu pagi," ujar pria kelahiran tahun 40 an itu.

"Apalagi kalau musim libur, bisa sampai 20 pasien itu, di sini ramai kayak pasar. Satu pasien bisa empat orang karena ada ayahnya ibunya saudaranya. Beda sama orang dewasa," tambahnya.

Dr Naek merasa prihatin dengan semakin banyaknya pasien anak-anak yang mengalami mikropenis. Maklum saja, menurutnya mikropenis mengancam seumur hidup. Jika tak diobati sesegera mungkin, ukuran penis tetap akan di bawah normal hingga dewasa.

penis sangat kecil mikropenis akan mempengaruhi ehidupan seksnya setelah menikah, penis kecil seperti ini akan mengalami kesulitan dlam melakukan hubungan seks.

Pengobatan menurutnya harus dilakukan sebelum usia pubertas. Anak-anak itu akan diberikan obat hormon berupa tablet, yang harus dikonsumsi selama 25 hari. Sehari 4 tablet dengan dosis yang ditentukan. Hasilnya, dalam 1-2 bulan akan ada perbedaan yang signifikan. Obat itu bukan sembarang obat yang bisa diperoleh di apotek. Ia mendatangkannya langsung dari Jerman.

"Yang penting sekarang bagaimana caranya orang banyak yang tahu kalau mikropenis ini menjadi ancaman. Kasihan mereka! Ini jadi mengerikan. Orangtua harus sadar ini merupakan ancaman," tegasnya.

Menurutnya, anak-anak zaman sekarang semakin banyak mengalami mikropenis karena dari kecil anak mengalami obesitas (kegemukan). Masalah penis kecil ini semuanya terjadi pada anak yang gemuk.

Kenapa anak laki-laki banyak yang gemuk?

Dr Naek mengatakan, budaya yang ada selama ini kalau anak perempuan, gemuk sedikit sudah banyak yang cerewet supaya menurunkan berat badannya. Berbeda dengan anak laki-laki, jarang yang mengingatkannya. Anak laki-laki lebih banyak dibiarkan kalau gemuk.

"Padahal kalau anak laki-laki malah ruwet. Bisa membuat penisnya kecil dan ini bisa mempengaruhi kehidupan seksnya di masa depan," tambahnya.

Tak hanya itu, lanjut dr Naek, zaman sekarang orangtua tampaknya mendorong anaknya gemuk. Ada anggapan anak gemuk menandakan orangtuanya makmur. "Kalau dulu kan anak kurus dianggap anaknya kurang makan," tambahnya.

Belum lagi orangtua semakin mempermudah kehidupan anaknya, yang membuat anak jarang bergerak.

"Anak-anak pulang pergi sekolah diantar jemput. Pulang ke rumah ada game yang bisa membuat anak duduk berjam-jam. Terus kalau lapar minta mie ditambah lagi minuman soda. Gaya hidup sekarang yang membuat anak gemuk," ujarnya.

Lantas siapa yang disalahkan dengan banyaknya anak dengan penis kecil?

"Nggak bisa salahkan siapa-siapa. Sekarang yang penting orang harus tahu," katanya lagi.

Bahaya obesitas, kata Dr Naek, tak hanya menyebabkan penyakit yang berbahaya dan mematikan, tapi juga bisa membuat kehidupan seksnya di kemudian hari terpengaruh.

Agar anak tidak  mengalami penis kecil, dr Naek mengingatkan agar laki-laki jangan gemuk.


order minyak lintah, neo ml super oil yang berkhasiat untuk membesarkan mr.p dan menyembuhkan enjakualsi dini

Artikel Lain:

Bagikan Artikel ini, Yuk!

Artikel yang Mungkin Anda Suka